Jumat, 28 Oktober 2011

LAPORAN PRAKERIN


LAPORAN PRAKERIN/PSG


LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PADA PT.BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) Tbk.
JAYAPURA


01_BTN_MasterBrand_resized


Oleh:

Nama         : Enda Utari Usman
Kelas         : XII Keuangan 2





DINAS PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
SMK NEGERI 2 JAYAPURA
2010/2011
LEMBAR PENGESAHAN




Laporan Pelaksanaan Praktek Kerja Industri Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. telah disetujui oleh :






              Pembimbing Kantor                                      Pembimbing Sekolah




                  Daud Baab, SE                                            Dra. Anatje South
                 NIP.                                                            NIP 1961 0622 032003


Mengetahui,

Kepala SMK Negeri 2 Jayapura




Drs. HANS HAMADI, M.Si
NIP 19650108 199303 1013














KATA PENGANTAR



Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyusun LAPORAN PRAKERIN saya ini dengan lancar dan tepat pada waktunya, Kegiatan ini merupakan kegiatan praktek kerja lapangan yang dilaksanakan atas dasar kurikulum yang berlaku pada SMK NEGERI 2 JAYAPURA yang sedapat mungkin diupayakan agar siswa-siswi dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama PRAKERIN. Maksud dari penulisan ini adalah umtuk melengkapi uji kompetensi dan UAN.

Untuk selanjutnya dalam pembuatan laporan ini tidak luput dari bimbingan berbagai pihak. Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada:

1.      Orang tua yang telah memberikan dukungan dan motivasi kepada saya;
2.      Bapak Drs. Hans Hamadi,M,Si selaku kepala sekolah SMKN 2 Jayapuraa yang memberI izin untuk melakukan kegiatan magang ini;
3.      Bapak Khaerul Paosari selaku pimpinan Bank BTN  yang telah menerima kami dengan sukarela dalam melaksanakan kegiatan prakerin ini;
4.      Bapak Daud Baab selaku pembimbing kami di kantor;
5.      Ibu Anatje selaku guru pembimbing kami di sekolah yang telah banyak memberi saran dan semangat;
6.      Ibu Delima Tamba selaku ketua jrusan kami;
7.      Kepada karyawan/i serta teman-teman yang membantu menyusun laporan ini.

laporan  ini saya susun agar dapat berguna bagi generasi yang akan datang. Meskipun laporan ini telah saya tulis dengan hati-hati namun saya yakin laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karenanya guna menyempurnakan laporan ini saya sangat membutuhkan saran dan kritik dari pembaca.

TERIMA KASIH


Jayapura,     Oktober  2011

Penulis,



Enda Utari Usman
DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL ...........................................................................................................................       i
LEMBAR PENGESAHAN ..............................................................................................................      ii
KATA PENGANTAR ........................................................................................................................     iii
DAFTAR ISI .........................................................................................................................................     iv

BAB    I      PENDAHULUAN
A.        Latar Belakang ...............................................................................................      1
B.        Pengertian Prakerin ...................................................................................      1
C.        Tujuan Prakerin ............................................................................................      1
D.       Manfaat Kerja Praktek ..............................................................................      2
E.        Lolaksi dan Waktu Pelaksanaan Prakerin ....................................      2

BAB    II     GAMBARAN UMUM
A.        Sejarah Singkat ..............................................................................................      3
B.        Visi dan Misi......................................................................................................      5
C.        Struktur Organisasi......................................................................................      6
D.       Tugas pokok dan Tanggung Jawab....................................................    10
E.        Etika Pegawai Bank BTN...........................................................................    10
F.        Pedoman Untuk Semua Pegawai Bank BTN ...............................    11

BAB    III    LAPORAN KEGIATAN
A.        Pelaksanaan kegiatan..................................................................................    12
B.        Hambatan...........................................................................................................    15

BAB    IV    PENUTUP
A.        Kesimpulan........................................................................................................    16
B.        Saran......................................................................................................................    16













LAPORAN PRAKERIN/PSG

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PADA PT.BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) Tbk.
JAYAPURA




Oleh:

Nama         : Enda Utari Usman
Kelas         : XII Keuangan 2





DINAS PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
SMK NEGERI 2 JAYAPURA
2010/2011

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Pendidikan atau mata pelajaran di SMK tidaklah cukup ditinjau oleh berbagai kebutuhan. Dalam proses belajar pengetahuan siswa-siswi hanya berasal dari lingkungan sekolah hampir belum mencukupi jika tidak didukung praktek langsung di lapangan kerja.
Kegiatan Praktek Sistem Ganda/Praktek Kerja Industri merupakan Tolak ukur bagi siswa-siswi untuk memperluas wawasan dan pengetahuan, sehingga dapat diketahui sejauh mana kemampuan siswa-siswi dilapangan kerja.
Kegiatan Praktek Sistem Ganda merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi para siswa, yang memadukan antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di dunia industri yang diperoleh dengan melakukan praktek kerja industri. Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan lulusan untuk dapat kerja secara mandiri.

B.     Pengertian Prakerin
Prakerin (Praktek kerja Industri) adalah Suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian professional, yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat yang professional.

C.      Tujuan Prakerin
·         Menambah wawasan, pengetahuan, dan membangun pengalaman.
·         Memperkokoh ikatan kerjasama antara sekolah dan dunia industri.
  • Siswa- siswi mampu memahami, memantapkan, dan mengembangkan pelajaran yang diterapkan pada dunia usaha.
  • Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa dalam melaksanakan Praktek Kerja Industri.

D.     Manfaat Kerja Praktek
Laporan kerja praktek ini diharapkan dapat memberikan pemikiran bagi perusahaan dan memberikan manfaat bagi kita semua
  1. Bagi saya
dapat mengembangan wawasan serta pengetahuan yang berhubungan dalam memahami bidang manajemen, baik dari segi teoritis maupun praktek dan berkomunikasi dalam dunia kerja yang sebenarnya.
  1. Bagi Perusahaan
Sebagai bahan pertimbangan dan masukan informasi maupun timbangan saran khususnya mengenai prosedur pemberian kredit usaha kecil menengah.
  1. Bagi Pihak Lain
Dapat dijadikan sebagai  bahan referensi dalam penyusunan kerja praktek dengan masalah yang serupa, juga untuk memberikan masukan sebagai bahan untuk digunakan oleh rekan-rekan teman yang akan datang.

E.      Lokasi Dan Waktu Pelaksanaan Prakerin
Saya  melakukan kegiatan kerja praktek di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang  Jayapura yang beralamat di Jl. Koti no. 22 Jayapura Papua.
Adapun pelaksanaan kerja praktek  yang saya  lakukan sejak tanggal 04 juli 2011 sampai dengan 04 oktober 2011. Kegiatan kerja praktek penulis lakukan setiap hari kerja (senin sampai dengan jumat) sedangkan jam kerja dimulai pukul 08.00 – 16.30 WIB.

BAB II
GAMBARAN UMUM

A.     Sejarah Singkat
Dengan maksud mendidik masyarakat agar gemar menabung, Pemerintah Hindia Belanda melalui Koninklijk Besluit No. 27 tanggal 16 Oktober 1897 mendirikan POSTSPAARBANK,  yang kemudian terus hidup dan  berkembang serta tercatat hingga tahun 1939 telah memiliki 4 (empat) cabang, yaitu Jakarta, Medang, Surabaya, dan Makassar. Pada tahun 1940 kegiatannya terganggu, sebagai akibat penyerbuan Jerman atas Netherland yang mengakibatkan penarikan tabungan besar-besaran dalam waktu yang relatif singkat (rush). Namun demikian, keadaan keuangan POSTSPAARBANK pulih kembali pada tahun 1941.
Tahun 1942 Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Pemerintah Jepang. Jepang membekukan kegiatan POSTSPAARBANK dan mendirikan TYOKIN KYOKU, sebuah bank yang bertujuan untuk menarik dana masyarakat melalui tabungan. Usaha Pemerintah Jepang ini tidak sukses, karena dilakukan dengan paksaan. TYOKIN KYOKU hanya mendirikan satu cabang, yaitu cabang Yogyakarta.
Proklamasi kemerdekaan R.I. 17-08-1945 telah memberikan inspirasi kepada Bp. Darmosoetanto untuk memprakarsai pengambilan TYOKIN KYOKU dari Pemerintah Jepang ke Pemerintah R.I. dan terjadilah penggantian nama menjadi KANTOR TABUNGAN POS. Bp. Darmosoetanto ditetapkan oleh Pemerintah R.I. menjadi Direktur yang pertama. Tugas pertama KANTOR TABUNGAN POS adalah melakukan penukaran uang Jepang dengan Oeang Republik Indonesia (ORI). Tetapi kegiatan KANTOR TABUNGAN POS tidak berumur panjang karena agresi Belanda (Desember 1946) mengakibatkan didudukinya semua kantor – termasuk kantor cabang – dari KANTOR TABUNGAN POS hingga tahun 1949. Saat KANTOR TABUNGAN POS dibuka kembali (1949), nama KANTOR TABUNGAN POS diganti menjadi BANK TABUNGAN RI. Sejak kelahirannya dan sampai berubah nama BANK TABUNGAN POS RI, lembaga ini bernaung di bawah Kementerian Perhubungan.
Banyak kejadian bernilai sejarah sejak tahun 1950, tetapi yang substantif bagi sejarah BTN adalah dikeluarkannya UU Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari 1950 yang mengubah nama “POSTSPAARBANK IN INDONESIA” berdasarkan staatsblat No. 295 Tahun 1941 menjadi BANK TABUNGAN POS dan memindahkan induk kementerian dari Kementerian Perhubungan ke Kementerian Keuangan di bawah Menteri Urusan Bank Sentral. Walaupun dengan UU Darurat tersebut masih bernama BANK TABUNGAN POS, tetapi tanggal 9 Februari 1950 ditetapkan sebagai hari dan tanggal lahir BANK TABUNGAN NEGARA. Nama BANK TABUNGAN POS menurut Undang-Undang Darurat tersebut dikukuhkan dengan UU No. 36 Tahun 1953 Tanggal 18 Desember 1953. Perubahan nama dari BANK TABUNGAN POS menjadi BANK TABUNGAN NEGARA didasarkan pada PERPU No. 4 Tahun 1963 Tanggal 22 Juni 1963 yang kemudian dikuatkan dengan UU No. 2 Tahun 1964 Tanggal 25 Mei 1964.
Penegasan status BANK TABUNGAN NEGARA sebagai bank milik Negara ditetapkan dengan UU NO. 20 Tahun 1968 Tanggal 19-12-1968 yang sebelumnya (sejak tahun 1964) BANK TABUNGAN NEGARA menjadi BNI unit V, jika tugas utama saat pendirian POSTSPAARBANK (1897) sampai dengan BANK TABUNGAN NEGARA (1968) adalah bergerak dalam lingkup penghimpunan dana masyarakat melalui tabungan, maka sejak tahun 1974 BANK TABUNGAN NEGARA ditambah tugasnya, yaitu memberikan pelayanan KPR dan untuk pertama kalinya penyaluran KPR terjadi pada tanggal 10 Desember 1976. Karena itulah, tanggal 10 Desember diperingati sebagai hari KPR bagi BTN.
      Bentuk hukum BTN mengalami perubahan lagi pada tahun 1992, yaitu dengan dikeluarkannya PP No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 yang merupakan pelaksanaan dari UU No. 7 Tahun 1992 bentuk hukum BTN berubah menjadi Perusahaan Perseroan. Sejak itu, nama BTN menjadi PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) dengan call name Bank BTN. Berdasarkan kajian konsultan independent. Price Waterhouse Coopers. Pemerinta melalui Menteri BUMN dalam surat nomor S-554/M-MBU/2002 Tanggal 21 Agustus 2002 memutuskan Bank BTN sebagai Bank Umum dengan fokus bisnis pembiyaan perumahan tanpa subsidi.

B.     Visi dan Misi
1.     Visi Bank BTN
“MENJADI BANK YANG TERKEMUKA DALAM PEMBIAYAAN RUMAH”

2.     Misi Bank BTN
·    Memberikan pelayanan unggul dalam pembiyaan perumahan dan industri terkait, pembiyaan konsumsi dan usaha kecil menengah.
·    Meningkatkan keunggulan kompetitif melalui inovasi pengembangan produk, jasa dan jaringan strategis berbasis teknologi terkini.
·    Menyiapkan dan mengembangkan Human Capital yang berkualitas, profesional, dan memiliki integritas tinggi.
·    Melaksanakan manajemen perbankan yang sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan good corporate overnance untuk meningkatkan Shareholder Value.
·    Mempedulikan kepentingan masyarakat dan lingkungannya.



C.      Struktur Organisasi
Bentuk struktur organisasi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) adalah garis dan staf. Tipe organisasi ini merupakan kombinasi dari organisasi dengan staf yang tugasnya memberikan nasihat-nasihat. Pelimpahan wewenang berlangsung secara vertikal dan sepenuhnya dari pimpinan tertinggi kepada unit di bawahnya. Organisasi perusahaan disusun menurut kebutuhan dalam menjalankan usahanya untuk mencapai tujuan, dimana unit kerja itu saling mendukung satu sama lain sehingga membentuk sistem kerja yang baik.
Struktur organisasi PT. BTN Cabang Jayapura dapat dilihat pada gambar berikut ini :



LIHAT HALAMAN BERIKUTNYA
































































































D.     Tugas Pokok dan Tanggung Jawab
Struktur organisasi di atas menunjukkan gambaran secara garis besar bagian-bagian dan tugas-tugas yang ada di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang  Jayapura.
Secara keseluruhan PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang  Jayapura memberikan pelayanan yang unggul terkait pembiayaan perumahan, industri, pembiayaan konsumsi, dan usaha kredit. Tugas pokok dan tanggung jawab Bank BTN pun telah tercantum pada MISI Bank BTN yang telah dibahas sebelumnya.
Seiring dengan bergantinya tahun, Bank BTN senantiasa meningkatkan layanan yang berkualitas, dan di tahun mendatang Bank BTN akan selalu memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia

E.      Etika perorangan pegawai Bank BTN adalah sebagai berikut :
1.      Patuh dan taat pada ketentuan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku
2.      Melakukan pencatatan yang benar mengenai segala transaksi yang bertalian dengan kegiatan Bank BTN
3.      Menghindarkan di dari persaingan yang tidak sehat
4.      Tidak menyalahgunakan wewenangnya untuk kegiatan pribadi
5.      Menghindarkan diri dari keterlibatan dalam pengambilan keputusan dalam hal terdapat pertentangan kepentingan
6.      Menjaga kerahasiaan nasabah dan Bank BTN
7.      Memperhatikan dampak yang merugikan dari setiap kebijakan yang di terapkan Bank BTN terhadap keadaan ekonomi, sosialdan lingkungannya
8.      Tidak menerima hadiah atau imbalan yang memperkaya diri pribadi maupun keluarganya
9.      Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merugikan citra profesinya.
F.      Pedoman untuk semua pegawai Bank BTN, yaitu:
1.      Kita layani secara IKHLAS, SOPAN dan SANTUN semua langganan Bank BTN dengan SENYUM, SALAM dan SAPA
2.      Dalam menunaikan tugas pedoman ada 3 JANGAN:
·      Jangan TELAMBAT atau MENUNDA pekerjaan
·      Jangan membuat KESALAHAN
·      Jangan MENERIMA apalagi MEMINTA atau MENGAMBIL sesuatu yang bukan haknya.
3.      Kita laksanakan semua tugas dengan baik secara PROFESIONAL supaya Bank BTN MAJU, BERKEMBANG, SOLID dan SEHAT sehingga KESEJAHTERAAN pegawai dan keluarga MENINGKAT.
4.      Nilai-nilai dasar yang dianut oleh jajaran Bank BTN untuk mewujudkan Visi dan melaksanakan Misi Bank BTN adalah sebagai berikut :
a.    Sebagai orang yang beriman dan bertaqwa, pegawai Bank BTN taat melaksanakan dan mengamalkan ajaran agamanya masing-masing secara khusuk.
b.   Pegawai Bank BTN selalu berusaha untuk menimba ilmu guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya demi kemajuan Bank BTN.
c.       Pegawai Bank BTN mengutamakan kerjasama dalam melaksanakan tugas untuk mencapai tujuan Bank BTN dengan kinerja yang terbaik.
d.      Pegawai Bank BTN selalu memberikan yang terbaik secara ikhlas bagi Bank BTN dan semua stakeholders, sebagai perwujudan dari pengabdian yang didasari oleh semangat kesediaan berkorban tanpa pamrih pribadi.
e.      Pegawai Bank BTN selalu bekerja secara professional yang kompeten dalam bidang tugasnya.



BAB III
LAPORAN KEGIATAN


A.     Pelaksanaan Kegiatan
Teknis pelaksanaan kerja praktek pada Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Jayapura penulis juga melakukan beberapa kegiatan diantaranya: Melakukan pengenalan terlebih dahulu mengenai ruang lingkup,  keadaan,  dan kondisi tempat kerja praktek, melaksanakan kegiatan sebagaimana karyawan lainnya bekerja, khususnya pada bagian yang telah ditetapkan.
Hal-hal yang saya kerjakan selama Praket di Bank tabungan Negara (Persero) Tbk yaitu :
§  Menulis buku surat masuk
§  Menulis buku surat keluar
§  Mengefaks data
§  Mengetik nomor faks divisi
§  Menulis nomor surat
§  Menulis lembar disposisi surat
§  Mengambil SPM (surat perintah membayar) untuk di tandatngani
§  Mengetik rekap absen karyawan
§  Meregister Kartu Pengawasan Anggaran
§  Menghitung Saldo Pengawasan Anggaran
§  Menyiapkan file dokumen pokok
§  Menulis file dokumen pokok berupa :
*        Nama debitur
*        Tanggal relisasi
*        Lokasi
*        Perjanjian kredit
*        Polis asuransi kebakaran
*        Polis AJK
*        APHT ( Akta Pemberian Hak Tanggungan)
*        SHT ( Sertifikat Hak Tanggungan )
*        HM ( Hak Milik )
*        HGB ( Hak Guna Bangunan )
*        AJB ( Akta Jual Beli )
*        No . sertipikat rumah
*        Tanggal terbit
§  Menulis/Mengisi data-data debitur
§  Menyusun dosier debitur
§   Menulis dosier debitur “A”
§  Mendossier pelunasan kredit KGU/KGM
§  Mencari dossier dengan nama tn. Ngadiman , tn. Muh Arsyad dan ny. Maria silahoi
§  Mencari dossier “A “ untuk fotokopi KTP, KARTU KELUARGA, dan NPWP untuk keperluan BI  checking SI.DBI (sistem informasi. Debitur BI)
§  Menggulung ban uang
§  Melakukan penagihan angsuran kredit melalui Via Telepon
§  Menyusun daftar penyesuaian suku bunga
§  Menyiapkan formulir permohonan pembukaan rekening simpanan
§  CPT (cross programmer tunggakan)
§  Mengecap TWP (bukti pembayaran)
§  Mengatur TWP
§  Mengecap / meregister butab juara dan batara
§  Menyiapkan butab junior
§  Meregister penerimaan data nasabah tabungan batara pos
§  Mengexpedise pengiriman surat KGP
§  Mengatur nomor CIF (customer information file)
§  Menyusun data formulir nasabah sesuai nomor rekening
§  Meregister polis asuransi periode 2000-2008
§  Mempersiapkan file SPAA (surat permintaan penutupan asuransi)
§  Mengatur KPAK (kartu peserta asuransi kebakaran dan jiwa)
§  Menyusun permintaan penutupan asuransi jiwa kredit + PHK bank BTN
§  Membuat tagihan premi asuransi + surat permintaan penutupan asuransi
§  Mengecap asuransi jiwa dan asuransi kebakaran
§  Menyiapkan undangan perpisahan kepala cabang
§  Mengetik identitas karyawan
§  Membungkus kado untuk kepala cabang
§  Menerima telpon
§  Mengetik IIKPA Batara (ikatan isteri karyawan dan pensiunan)
§  Mengetik program kerja IIKPA (ikatan isteri karyawan dan pensiunan)
§  Mengatur arsip-arsip
§  Menghitung CIS (cash in safe)
§  Menghitung CICB (cash in cashier’s box)
§  Tindak lanjut penawaran prodak tab di SD. Santo Petrus
§  Menyiapkan parcel ucapan lebaran
§  Membungkus parsel minuman
§  Mencari berkas BAP (berita acara) di gudang
§  Membawa ATM card yang tertelan ke CS (customer service)
§  Mencari sertipikat untuk difotokopi lalu dimasukkan kembali
§  Mengentri data USTJ
§  Mengambil kertas ATM untuk KCP waena
§  Fotocopy data-data.



B.     Hambatan
1.      Hambatan bagi saya adalah jarak antara kantor dan tempat tinggal saya sangat jauh sehingga kadang terlambat. Bayangkan saja jarak antara tanah hitam ke jayapura itu sangat jauh. Apalagi kita harus sudah sampai di kantor jam 7 akan tetapi itu tidak menyulitkan saya karena saya bersyukur bisa praktek di BANK BTN.
2.      Kurangnya pekerjaan sehingga kita merasa bosan karena tidak melakukan apa-apa kadang kita pergi tidur karena bosan.


BAB IV
PENUTUP

A.     Kesimpulan
1.      Kemitraan antara lembaga pendidikan dengan dunia usaha/industri merupakan kunci keberhasilan Praktek Sistem Ganda (PSG), dimana penyelenggaraan pendidikan dirancang dan dievaluasi bersama.
2.      Dengan adanya prakerin kami dapat langsung dapat membandingkan teori yang didapat di sekolah dengan praktek langsung di dunia industri.

B.     Saran-Saran
1.     Sekolah
a.       Agar meningkatkan hubungan kerja sama sekolah dengan PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
b.      Dalam melaksanakan praktek kerja industri/PSG, hendaknya siswa-siswi yang akan praktek dimasa yang akan datang memanfatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk membandingkan teori yang didapatkan di sekolah dengan praktek yang ada di perusahaan karena fasilitas yagn ada di perusahaan lebih lengkap.
c.       Agar sekolah lebih memperhatikan siswa-siswi yang mengikuti Praktek Sistem Ganda.

2.     Perusahaan
a.       Kepada bapak Direksi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk beserta para stafnya kami harapkan kesediaannya rekan kami pada masa yang akan datang khususnya SMK Negeri 2 jayapura dan dari sekolah pada umumnya yang membutuhkan bimbingan praktek.
b.      Sebaiknya siswa-siswi yang melaksanakan praktek di beri daftar tugas sehingga siswa-siswi mengetahui yang akan dilakukan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar